Terasa begitu cepat waktu berlalu, hari demi hari dilalui hingga tahun segera berlalu. Banyak hal yang dilalui tahun 2018, ada suka dan duka, ya begitulah namanya hidup. Kalo ditanya capaian apa di tahun 2018, rasanya tidak ada capaian yang super duper atau layak dapet award, tapi kalo dibilang gak ada capaian...sungguh artinya aku mengingkari nikmatNya yang tak terhingga, pokoknya yo wess lah...lets gone be by gone..yang lalu biarlah berlalu begitulah kira-kira, biar hati lebih plong, bahagia pastinya. Lepaskan mereka yang telah menyakiti, lepaskan mereka yang telah mengecewakan, lepaskan mereka yang telah melukai perasaan, lepaskan mereka yang menzholimi kita. Harus banyak bersyukur, perbanyak pula ikhlas, apa yang telah dilalui susah dan senang pastinya selalu ada pelajaran buat kita, pun apa yang terjadi di sekitar kita juga patut kita ambil maknanya. Beberapa waktu mendekati penghujung tahun, begitu banyak bencana yang terjadi, gempa Lombok dan Palu, ada juga Kecelakaan pesawat kemudian Tsunami Banten dan Lampung, semua teramat menggoreskan duka, apalagi buat mereka yang tiba-tiba kehilangan keluarga terkasihnya dalam waktu dan kejadian yang sama sekali tidak diduga tanpa punya waktu dan kesempatan untuk ucap kata perpisahan. Bersyukur untuk kita yang masih punya kesempatan memeluk erat keluarga, suami dan anak-anak jangan sia-siakan itu, habiskan dan luangkan banyak waktu untuk mereka selagi kita bisa. Ada pelajaran lain yang juga bisa kita petik, bahwa sesungguhnya kematian begitu dekat dengan semua orang termasuk diri kita, jadi berusaha untuk persiapkan diri. Mulailah perbaiki diri, perbaiki hati, perbaiki amal, perbaiki ibadah dan perbaiki perilaku. Kurangi menyakiti orang lain, kurangi merugikan orang lain, kurangi menzholimi hak orang lain...aduh...emangnya kita mau, ketika Allah cabut izin tinggal kita dalam keadaan ada hak orang lain yang kita zholimi atau ada hati orang lain yang kita sakiti. Gak mau dong pastinya.
Resolusiku tahun 2019 adalah menjadi orang yang lebih baik, biarin aja, senyumin aja, abaikan saja dan ikhlaskan saja kalo ada orang yang jahit sama kita...hehehe.Kalo ada yang jahit, cukup kita laporkan pada pemiliknya..biar langsung dikasih sp alias surat peringatan..ups. Pokoknya diawali perbaiki hati, karena baik buruknya seorang manusia tergantung hatinya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung)".
Resolusi lainnya adalah mengupgrade kemampuan diri biar jadi kekinian...ah gak ding...bukan begitu maksudnya.Pengennya tahun 2019 ada yang ngajak shooting sinetron, tapi gak mungkin banget...dah tuiir yak. Jadinya pengennya ada yang ngajak gabung bikin buku..kali keren kalo nama eike bisa dicantumin di buku gitu ya. Selama ini baru sebatas dicantumin di berita hasil liputan yang tayang di situs web. Makanya ini ikutan upgrade belajar di kelas tulis menulis, Selama ini baru sebatas nulis berita yang 5w plus 1H...xixi..sekarang pengen belajar biar nanti bisa nulis yang cetar membahana sejagad, semoga bisa ya pemirsah. Bantu doa ya semua, semoga semua hajat dan doa diijabah Allah Taala. Perbanyak berdoa dan saling mendoakan serta tidak lupa untuk minta doa kepada siapapun yang bisa dengan ikhlas mendoakan kita, karena kita tidak pernah tahu doa dari siapa yang dikabulkanNya. Senangkan hati dan bahagiakan diri akan mampu sehatkan jasmani dan rohani jadi lupakan kerikil kecil apalagi batu besar yang jadi penghalang dan penambah dosa. Banyak bersyukur dan harus biasakan Ikhlas. Senyum dan jangan lupa bahagia.
Selamat tinggal 2018 terima kasih untuk segala rasa, pengalaman dan pelajaran. Selamat datang 2019, Bismillahirrohmanirrohim..
Hikmah050878
Jakarta, 31 Desember 2018
#MakmoodMenulis
#SeninSemangat
#Resolusi2019

Komentar
Posting Komentar