Langsung ke konten utama

aksi 212

Semua karena Allah...tidak ada rencana kecuali hanya rencana Allah. Allah yang gerakan semua nya, tidak usah diperdebatkan ketika masih ada yang cuek, tidak perlu diributkan ketika masih ada yang nyinyir dengan aksi ini, masih ada yang bilang rame2 ke monas karena kurang piknik, masih ada yang bilang mau ikut jejak wiro sableng 212, masih ada yang bilang massa nasi bungkus atau massa gocapan...biarin aja...artinya memang mereka belum dipilih Allah untuk membela kitab suciNya, percuma juga kita yang pro mesti ngotot menyadarkan kalau Allah belum ridho menyadarkan dan membukakan hati mereka yang kontra. Aksi ini bentuk pembelaan kita masing2 pribadi kepada Agama dan kitab yang kita yakini. Menangis haru ketika sepanjang perjalanan  menuju Istiqlal dan monas  padat oleh peserta aksi terlihat sangat tertib,tidak ada bunyi klakson bising meskipun sangat  macet, sesekali karena padatnya kendaraan, motor bersenggolan satu sama lain,tidak ada teriakan atau umpatan,cuma ada saling senyum,maaf dan lambaian, indahnya. Di jalan tidak ada teriakan orasi atau ajakan aksi kepada warga yang melintas, yang ada lantunan sholawat dari mobil pickup dengan pengeras suara dan limpahan makanan juga minuman dari warga sepanjang perjalanan, banyak banget ya Allah...sungguh bak hidangan bagi para mujahidmu yang  berada di aksi ini karena surat Al-Maidah yang artinya Hidangan. Tidak terlihat  rebutan nasi bungkus karena memang  bukan itu yg dicari. Rasa haru dan syukur karena Engkau ijinkan kami menjadi saksi semua ini. Massa gocapan mana yang mau basah kuyup kehujanan dan tidak bergeser sedikitpun dari shaf mereka, duh mahalan biaya ke dokter ya... Massa nasi bungkus mana yang belain sebungkus nasi 15 rb an dibanding harga tiket pesawat pp yang lumayan mahal, bahkan ada yang rela berjalan kaki ber kilo2 meter sampe kakinya bengkak demi cintanya ini. Ngebatin...siapa yang bayar ribuan orang ini...siapa yang nyiapin nasi bungkus buat ribuan orang ini.... duhai Allah..Engkaulah jawabnya..UjrohMu yang utama.izinkan lah kami ketuk langitmu dengan do'a dan dzikir kami dibarengin hujan ini, kami hanya harapkan RidhoMu. moga Engkau kabulkan hajat dan keinginan kami. Ijabah do'a2 dari kami ya Rob. Kami hanya manusia2 lemah yang selalu bergantung pertolonganMu. Sungguh Allah, kami tahu tidak ada yang sulit bagimu menghukum dan mengadili siapa pun yang Engkau inginkan, sungguh sangat mudah Engkau cabut nikmatMu atas semua...tapi Engkau ingin lihat pembelaan kami yang mengaku hambaMu atas agama yang dinistakan. Tetapkan hati kami dengan pembelaan ini Rob, Engkau yang maha tahu hati hambaMu... Lihat pembelaan kami yang turut langsung ataupun  pembelaan saudara kami lewat do'a. #Jakarta212 #aksi212 #aksisuperdamai #GNP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Don't judge the book by its cover..

Si genit Kesemek ...memang bener ya ungkapan...jangan menilai orang dari tampilan luarnya saja,  karena orang  yang terlihat buruk belum tentu buruk perangainya, wataknya,sifatnya  dan tabiatnya.Begitupun sebaliknya...orang yang terlihat baik, belum tentu juga baik daleman hatinya...mungkin saja baiknya karena ada apanya....ada udang dibalik bakwan mungkin ...sama seperti buah ini...."kesemek"...tampilannya kurang menarik...walaupun buah genit ini sudah pake bedak...masih aja gak cantik dipandang...masyaallah..setelah dikupas...cantik banget warnanya...kuning merona...manis banget....

Welcome 2019....

Terasa begitu cepat waktu berlalu, hari demi hari dilalui hingga tahun segera berlalu. Banyak hal yang dilalui tahun 2018, ada suka dan duka, ya begitulah namanya hidup. Kalo ditanya capaian apa di tahun 2018, rasanya tidak ada capaian yang super duper atau layak dapet award, tapi kalo dibilang gak ada capaian...sungguh artinya aku mengingkari nikmatNya yang tak terhingga, pokokn ya yo wess lah...lets gone be by gone..yang lalu biarlah berlalu begitulah kira-kira, biar hati lebih plong, bahagia pastinya. Lepaskan mereka yang telah menyakiti, lepaskan mereka yang telah mengecewakan, lepaskan mereka yang telah melukai perasaan, lepaskan mereka yang menzholimi kita. Harus banyak bersyukur, perbanyak pula ikhlas, apa yang telah dilalui susah dan senang pastinya selalu ada pelajaran buat kita, pun apa yang terjadi di sekitar kita juga patut kita ambil maknanya. Beberapa waktu mendekati penghujung tahun, begitu banyak bencana yang terjadi, gempa Lombok dan Palu, ada ju...

Ibu.....

Kamu tidak akan mengerti betapa besarnya kasih sayang orang tua kepadamu,selama kamu belum pernah menjadi orang tua. Terlalu sakit dan pedihnya hati orang tua menerima penolakan dan acuhmu, tidak akan kamu pahami sebelum kamu menjadi orang tua. Kamu tidak akan mengerti menghargai keberadaan seseorang, jika kamu belum pernah merasakan kehilangan, mereka tidak mintakan pamrih dan balas budi... cuma butuhkan kasih sayang dan bentuk perhatianmu...terlambat tidak ada gunanya ...terima kasih untuk semua limpahan kasih sayang dan perhatian yang tidak akan mampu kami balaskan, mencoba pahami rasa cinta kalian setelah kami menjadi orang tua, takut akan karma menjadi orang tua yang diabaikan jika kami mengabaikanmu... # emak2qu # orangtuaqu # anak2qu