Langsung ke konten utama

Surat Untuk Ibu


Ibu, Dulu aku tidak pernah tahu kenapa ibu sering marah karena kami tidak membantu pekerjaan rumah. Dulu aku pun tidak pernah tahu kenapa ibu sering meninggalkan kami di Rumah untuk bekerja. Dulu aku tidak mengerti mengapa Ibu kurang berselera makan dan kuat bergadang sambil mengompres dan menunggui kami yang sedang demam. Dulu aku juga tidak mengerti jika ibu khawatir karena kami tinggalkan dan tak menyentuh sepiring nasi goreng dan segelas susu hangat yang disiapkan untuk sarapan kami. Dulu aku tidak paham kenapa ibu begitu sedih kalau ada diantara kami anak-anak yang membantah perintah dan perkataan ibu. Dulu aku juga tidak paham ketika ibu bergegas menyisihkan makanan jika ada salah satu diantara kami anak-anak Ibu yang belum pulang ke rumah.
Ibu, seiring berjalannya waktu kini aku telah menjadi ibu dari dua orang anak yang mulai remaja, sekarang aku mengerti semuanya ibu. Andai ibu tidak pernah paksa kami membantu pekerjaan rumah,mungkin sekarang aku tidak pernah bisa mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Aku juga telah mengerti ternyata ibu harus bekerja untuk membantu ayah mencari nafkah, itu karena kebutuhan biaya pendidikan kami. Aku juga telah merasakan hilang selera ketika anak-anak sakit.
Ibu, sekarang aku mengerti betapa khawatirnya aku jika anak-anakku berangkat sekolah tanpa sarapan.
Ibu, sekarang aku tahu betapa sedihnya hati ketika anakku membantah dan tidak mengindahkan ucapan ibunya.Dan ibu, sekarang aku pun paham betapa aku ingin pastikan semua anak-anak mendapatkan hak yang sama dalam hal sekecil apapun termasuk makanan.
Ibu, Banyak hal yang sudah engkau ajarkan dan masih banyak yang harus kupelajari darimu ibu agar aku menjadi wanita yang lebih tangguh menjalani kehidupan ini. Dan sampai kapanpun aku selalu membutuhkanmu ibu sebagai keramat dan semangat hidupku. Aku selalu butuh doa dan ridhomu Ibu. Tanpamu pasti terasa hampa. Terima kasih ibu untuk semua cinta dan sayangmu yang mungkin belum terbalaskan.
Hikmah, Palembang 21/12/2018
#makmoodmenulis
#tantanganmakmood
#menulissuratuntukibu
#hariibu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merantaulah

Merantaulah.... Agar kamu tahu hidup ini tidak seindah yang kamu bayangkan. Ketika kamu merantau sebagai anak kuliahan, uang jajanmu tiba-tiba habis padahal kiriman orang tua masih lama, duh mesti puter otak nyari tambahan untuk nyambung hidup di rantauan, belajar untuk tidak ngandelin kiriman orang tua. Dess...nikmatnya pas si anak kuliahan ngerasain bisa dapet uang jajan tambahan....hmm...biasanya bantuin ketik tugas temen,...biasanya pinjem barang dagangan temen trus j adi reseller dadakan ngiderin kampus, kadang jual baju,kadang jual parfume,kadang jual sepatu,haha... itu mah hobby neng... biasanya siap bikinin catering terima orderan anything, biasanya nyamar jadi penjual tempe mendoan, biasanya buka warung pindang dan pempek plus martabak ,biasanya jadi suplier kue kantin sekolahan....ups...semua off record coz ortu bisa nangis bombay kalo tau anaknya ternyata kesusahan jadi perantauan. Sip..pokoknya ortu taunya IPK anaknya aman dah.. lebih dikit di atas r...

Humas dan Media Massa Oleh:hikmah.Romalina (pranata humas Kemenag)

Humas dan media massa sangat terkait erat didalam menyampaikan informasih pada masyrakat. Keduanya , berfungsih membentuk nilai berita dimata public “media massa mengarahkan nilai berita tersebut pada kepentingan masyrakat sedangkan humas mengarahkannya kepada kepentingan lembaga. Opini yang berkembang dimasyrakat dan mengpengaruhi cara media atau humas berkomunikasih .sebaliknya ,komunikasih yang dilakukan media atau humas juga bisa mengpengaruhi opini yang berkembang di masyarakat . Humas memiliki fungsi manajemen yang membantu pencapaian sasaran organisasi ,merumuskan filosofi dan memfasilitasi perubahan, humas harus berkomunikasih dengan seluruh publik internal dan external agar mencapai hubungan positif dan konsistensi antara tujuan organisasi dan hamparan masyrakat. Seorang petugas humas harus memiliki jiwa entrepreneur dan juga harus bisamenjadi hubungan baik dengan kalangan wartawan yang mewakili media massa.hal itu perlu karena wartawan yang mewakili media massa. Hal itu ...

merasaseleb

Gak usah sentimen2 bgt sama aq, nanti takutnya malah jadi suka pake banget sama aq. Gak perlu sentimen berat sama aq, karena aq dan kamu itu beda zaman. Aq dan kamu  beda era, aq dan kamu beda level dan label nya. Hehehe...beruntungnya aq karena kamu sentimenin, artinya aq punya sesuatu dong yang bikin kamu iri...atau aq sih curiganya kamu jealous sama aq. Hmm... Kamu jatuh cinta kamu sama aq y?  Hehehe...Pasti gak aq bales ya??? makanya kamu sampe jumpalitan gitu kayaknya kesel banget... Kamu itu lucu... Ngurusin urusan yg bukan level kamu, emangnya kurang kerjaan??? Aq sih merasa geer aja kalo kamu sibuk ngurusin aq...pengen aq terikin saya mah apa atuh??? Gak apa2 dong kalo aq geer.. Yang pasti aq gak ambil pusing kalo kamu musingin aq...#edisimerasaseleb...