Langsung ke konten utama

Masalah Adalah Bentuk Kasih Tuhan kepada Kita.



Setiap manusia pasti memiliki masalahnya masing- masing. Banyak yang menghadapi masalah dengan tenang, tetapi banyak juga yang menghadapinya dengan pebuh rasa kesal dan amarah. Ada yang menghadapinya dengan cukup bijaksana tapi tak jarang juga menghadapinya dengan luapan emosi yang tak terkendali.

Hal yang wajar bila terjadi luapan emosi karena biasanya ada faktor pendukung lainnya yang memicu meningkatnya emosi dalam diri. Ditambah pula bisikan Syaiton semakin menambah emosi jiwa...hehe..

Aku juga terkadang sering kali merasa putus asa, kesal dan marah karena sepertinya masalah datang silih berganti tiada berhenti. Ketika selesai satu masalah muncul masalah baru. Permasalahan seperti masalah materi, pusing kan pas waktu bayar sekolah anak-anak, tapi uangnya belum ada, juga masalah, selain itu yang lain mungkin juga pernah merasakan masalah keluarga, pekerjaan, kuliah dan juga permasalahan hati. Aku kadang mengeluh dan membayangkan kehidupan orang lain sepertinya lebih beruntung dan terbebas dari bermacam masalah. Padahal sebenarnya orang lain juga punya masalah nya masing-masing dan kita tidak tahu itu. Padahal juga masih banyak orang yang tidak seberuntung kita, hanya saja tidak mereka umbar permasalahan dan kesulitan mereka. Mereka mampu menutupi setiap permasalahan yang ada dalam sebuah senyuman agar tak banyak orang yang tahu permasalahan hidupnya yang begitu berat.

Dan hari ini aku mendengarkan suatu pesan nasehat bahwa Tuhan memberikan kita anugerah berupa masalah dan masalah adalah cara Tuhan memberikan berkah kepada kita, supaya kita hidup. Hanya orang yang menyikapi masalah dengan baik dapat merasakan hidupnya menjadi hidup. Masalah adalah bentuk kasih sayang Tuha kepada kita. Masalah adalah media dan cara tuhan memfasilitasi kita dengan peluang juga kesempatan agar kita bergerak dan berpikir mencari solusi menyelesaikannya. Masyaallah.

Mulai saat ini, berhentilah untuk mengeluh dan merasa sangat tidak beruntung, coba ntrospeksi diri, mungkin saja kita yang kurang mendekatkan diri kepada Tuhan. Dan Tuhan cemburu melihatku begitu sibuk dengan hal lainnya.

#MakMood Menulis
#JumatBerbagi
#BelajarMenulis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Don't judge the book by its cover..

Si genit Kesemek ...memang bener ya ungkapan...jangan menilai orang dari tampilan luarnya saja,  karena orang  yang terlihat buruk belum tentu buruk perangainya, wataknya,sifatnya  dan tabiatnya.Begitupun sebaliknya...orang yang terlihat baik, belum tentu juga baik daleman hatinya...mungkin saja baiknya karena ada apanya....ada udang dibalik bakwan mungkin ...sama seperti buah ini...."kesemek"...tampilannya kurang menarik...walaupun buah genit ini sudah pake bedak...masih aja gak cantik dipandang...masyaallah..setelah dikupas...cantik banget warnanya...kuning merona...manis banget....

Welcome 2019....

Terasa begitu cepat waktu berlalu, hari demi hari dilalui hingga tahun segera berlalu. Banyak hal yang dilalui tahun 2018, ada suka dan duka, ya begitulah namanya hidup. Kalo ditanya capaian apa di tahun 2018, rasanya tidak ada capaian yang super duper atau layak dapet award, tapi kalo dibilang gak ada capaian...sungguh artinya aku mengingkari nikmatNya yang tak terhingga, pokokn ya yo wess lah...lets gone be by gone..yang lalu biarlah berlalu begitulah kira-kira, biar hati lebih plong, bahagia pastinya. Lepaskan mereka yang telah menyakiti, lepaskan mereka yang telah mengecewakan, lepaskan mereka yang telah melukai perasaan, lepaskan mereka yang menzholimi kita. Harus banyak bersyukur, perbanyak pula ikhlas, apa yang telah dilalui susah dan senang pastinya selalu ada pelajaran buat kita, pun apa yang terjadi di sekitar kita juga patut kita ambil maknanya. Beberapa waktu mendekati penghujung tahun, begitu banyak bencana yang terjadi, gempa Lombok dan Palu, ada ju...

Ibu.....

Kamu tidak akan mengerti betapa besarnya kasih sayang orang tua kepadamu,selama kamu belum pernah menjadi orang tua. Terlalu sakit dan pedihnya hati orang tua menerima penolakan dan acuhmu, tidak akan kamu pahami sebelum kamu menjadi orang tua. Kamu tidak akan mengerti menghargai keberadaan seseorang, jika kamu belum pernah merasakan kehilangan, mereka tidak mintakan pamrih dan balas budi... cuma butuhkan kasih sayang dan bentuk perhatianmu...terlambat tidak ada gunanya ...terima kasih untuk semua limpahan kasih sayang dan perhatian yang tidak akan mampu kami balaskan, mencoba pahami rasa cinta kalian setelah kami menjadi orang tua, takut akan karma menjadi orang tua yang diabaikan jika kami mengabaikanmu... # emak2qu # orangtuaqu # anak2qu