Merenung menapaki hari, tersadar lelah yang tak bertepi. Terpasung hati pada rasa tuk gapai yang tak tergapai lalu kecewakan hati. Perjalanan hati terasa berat Kesalku, geramku, gamangku, galauku seolah makin menyatu dalam pikir. Haruskah diri berhenti karena asa terasa menjauh. Akankah asa terputus dipermainkan rasa. Tak usah paksa yakinkan diri. Hanya pasrahkan semua padaNya sang pemilik karena sesungguhnya Dia beri apa yang kamu butuh, bukan beri asa yang kamu harap. Asa dan doa beriringan tenangkan diri, ringankan langkah perjalanan hati.
Hikmah050878
Jakarta, 3 Januari 2019
#MakMoodMenulis
#SemangatBaru
#Puisiprosais
#Belajatprosaias

Komentar
Posting Komentar