Langsung ke konten utama

Sandal Jepit Delapan Puluh Juta


Aku terbelalak melihat angka yang tertera di rak etalase yang menampilkan deretan sandal dan sepatu wanita berbagai model, terlihat sepasang sandal jepit dengan label harga delapan puluh jutaWhat!! 80 juta? gak salah kah labelnya pikirku. Sepasang suami istrinya yang sedang memilih sepatu pun terlihat terkaget-kaget dengan harga sandal jepit itu. Beralih ke rak di sebelahnya juga ku temukan sandal jepit seharga 25 juta. Fantastis untuk sekadar sendal jepit yang terlalu biasa menurutku. Kok ada orang yang bodoh mau beli sandal jepit dengan harga sangat mahal, padahal sendal jepit identik barang murahan. Jadi bikin penasaran sandal jepit seharga 80 juta dan 25 juta, istimewanya opo toh?? Lah bentuknya sama sandal jepit dan tetap sandal jepit. Terus mau harganya mahal atau murah juga tetap saja ra Iso naik kelas, batinku. Dan letaknya juga tetap saja di bawah kaki, terkadang di beberapa tempat ada juga larangan memakai sandal jepit, misal di perkantoran ketika menghadap pimpinan. Sandal jepit juga identik dengan toilet, jadi tambah bingung apa istimewanya sandal jepit 80 juta?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Hajjah Rahmah El- Yunusiyah

Ibu Hajjah Rahmah El-Yunusiyah, sosok yang jarang orang mengenalnya. Termasuk saya pribadipun belum pernah mengetahui sejarahnya. Suatu kesempatan pada Expo Pendidikan Islam (2017) Aku berkunjung ke stand Diniyyah Puteri Sumatera Barat dan mendapatkan kisah sejarahnya di sana. Dia adalah pendiri Perguruan Diniyyah Puteri (Al Madrasatut Diniyyah) pada 1 November 1923. Wanita kelahiran 29 Desember 1900 dan wafat 1969 ini merupakan pejuan g pendidikan yang gigih dan ikhlas berkorban ini terinspirasi untuk melakukan inovasi pendidikan Islam setelah mengikuti pendidikan pada Diniyyah School yang didirikan oleh kakaknya Zainuddin Labay El Yunusy tahun 1915. Ia lahir dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang agamis dan sejak kecil ibunda Rahmah telah memiliki minat belajar yang tinggi. Selain belajar kepada Ayahnya Syaikh Muhammad Yunus dan kakaknya Zainuddin Labay El-Yunusiy, tercatat ada beberapa nama ulama yang menjadi tempat Ibunda Rahmah meuntut ilmu, dianta...

Don't judge the book by its cover..

Si genit Kesemek ...memang bener ya ungkapan...jangan menilai orang dari tampilan luarnya saja,  karena orang  yang terlihat buruk belum tentu buruk perangainya, wataknya,sifatnya  dan tabiatnya.Begitupun sebaliknya...orang yang terlihat baik, belum tentu juga baik daleman hatinya...mungkin saja baiknya karena ada apanya....ada udang dibalik bakwan mungkin ...sama seperti buah ini...."kesemek"...tampilannya kurang menarik...walaupun buah genit ini sudah pake bedak...masih aja gak cantik dipandang...masyaallah..setelah dikupas...cantik banget warnanya...kuning merona...manis banget....

Bhakti Orang Tua

Sebelum terlambat....tidak perduli apakah mereka orang tua kandung yang melahirkan, apakah mereka orang tua angkat yang membesarkan, apakah mereka orang tua yang menganggap dan memperlakukan kita seperti anaknya...minimal doa2 mereka lah yang selalu menyertai dan melindungi kita... tidak akan ada keberhasilan anak tanpa doa dari orang tua yang melahirkan atau yang membesarkan atau yang salalu mendoakan...Berbuat baiklah kepada mereka semampu yang kamu bisa.... Sesal selalu datang belakangan...ketika sudah tidak ada lagi, mau berbuat baik dan memberi kesenangan sedemikianpun tidak akan pernah sampai ke mereka...akan sia2 juga semua amal ibadahmu,ketika tidak kamu tunaikan baktimu kepada orang tua... # remindermyself